UNPAM Serang Laksanakan PKM Optimalisasi Energi, Sosialisasi Bahaya Kebakaran, serta Perawatan dan Perbaikan Instalasi Penerangan Jalan Umum di Desa Bandung, Kabupaten Serang
Published on: 25 Apr 2026

Kegiatan Teknik Elektro Unpam Serang
Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang
melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada Sabtu, 25 April
2026, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini difokuskan pada
penerapan teknologi, edukasi masyarakat, serta perawatan infrastruktur desa
untuk mendukung keberlanjutan pembangunan di wilayah Kecamatan Bandung,
Kabupaten Serang.
Program PKM ini mengusung beberapa tema utama,
yaitu “Sistem Kontrol Timer pada PJU untuk Optimalisasi Penggunaan Energi di
Desa Bandung,” “Sosialisasi Penerapan Bahaya Kebakaran dengan
Menggunakan Sensor Flame LM 393 di Desa Kabayan, Kecamatan Bandung, Kabupaten
Serang, Banten,” serta “Perawatan dan Perbaikan Instalasi Penerangan
Jalan Umum Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.”
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari
pemerintah Desa Bandung melalui persetujuan resmi Kepala Desa, Umdana, S.AP.
Meskipun beliau tidak hadir secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan,
persetujuan yang diberikan menjadi bentuk komitmen pemerintah desa dalam
mendukung program pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh UNPAM Serang.
Melalui penerapan sistem kontrol timer pada PJU,
masyarakat diharapkan dapat menghemat energi listrik dengan menyesuaikan waktu
nyala lampu sesuai kebutuhan. Sosialisasi mengenai bahaya kebakaran dengan
memperkenalkan sensor Flame LM 393 memberikan pengetahuan baru tentang
teknologi deteksi dini yang dapat membantu mencegah kebakaran. Sementara itu,
kegiatan perawatan dan perbaikan instalasi PJU menjadi langkah nyata dalam
menjaga keberlanjutan infrastruktur penerangan desa agar tetap berfungsi
optimal dan mendukung keamanan lingkungan.
Kegiatan PKM ini menjadi bukti nyata komitmen UNPAM Serang dalam mengabdikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas hidup warga Desa Bandung dan Desa Kabayan, program ini juga memperkuat peran universitas sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.




